Menyayat hati q' merusak relung jiwa dan pikiran q',
Harap q' buyar seketika,
Apa yang q' rasakan tak seberapa sakit,
dibandingkan luka dari kekecewaan anak2 q',
Sungguh aq' tak menyangka jika air mata q' jatuh seketika,
Karena jiwa q' meronta-ronta,
Terlebih ketika kata-kata dan sikap
laksana pedang merusak dan menggores tubuh dan jiwa
Kecewa,
Berteman dalam emosi dan kebencian atas perih yng timbul,
Menggariskan bait dalam pahatan ukiran hidup
Menimbulkan pengrusakan atas kepercayaan
Persahabatanpun mencabik dan merusaknya,
Kecewa,Ku harap itu hanya alunan kemarin,
Tanpa menjadi dendam tuk langkah hidup,
Agar jiwa persahabatan menjadi keharmonisan indah,
Hingga ku paham itu bagian dari alunan sejarah kita.
Salam,
No comments:
Post a Comment
Berikan ide kreatif anda. Trimakasih, Tuhan Berkati.